Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – SD Islam Banu Ahmadi di Kampung Ciawun, Desa Citarik, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, porak-poranda akibat longsor pasca-hujan deras, Kamis (6/3/25). Sekolah yang menampung 35 anak yatim ini kini berdiri di atas tanah labil, mengancam masa depan siswa yang menjadikannya sebagai rumah kedua.
Longsor menggerus lantai ruang kelas, memperparah kerusakan bangunan yang sudah rapuh. “Setelah hujan, warga melaporkan tanah di bawah ruang kelas ambles. Kondisinya sangat parah,” ujar Encep Alawi, pembina yayasan, Kamis (20/3/25).
Sekolah ini bukan hanya tempat belajar. Di bawah naungan Yayasan Banu Ahmadi, terdapat MDA, RA/TK, pesantren putra-putri, dan majelis taklim. Anak yatim di sini mendapat pendidikan dan perlindungan sejak 1974. Namun, bencana mengancam keberlangsungan institusi yang dibangun gotong royong masyarakat itu.
“Sebelumnya pernah longsor, tapi bisa diatasi. Sekarang lebih parah. Kami sudah ajukan bantuan ke pemerintah berkali-kali, tapi nihil respons,” keluh Encep. Perbaikan darurat hanya mengandalkan swadaya warga dan RT setempat.
Encep menegaskan, sekolah ini adalah harapan satu-satunya bagi anak yatim di kawasan tersebut. “Jika tidak segera ditangani, 35 anak terancam putus sekolah. Mereka kehilangan tempat belajar sekaligus rumah,” pungkasnya. (Andi)


