Suami Korban Dugaan Pelecehan di Angkot Serahkan Proses Hukum ke Polisi, Pelaku Diperiksa Kejiwaannya

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read
Petugas mengamankan Budi di rumahnya, terduga pelecehan di dalam angkot di Sukabumi. (Prima Arno/Telusurbisnis)

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Kasus dugaan pelecehan dan pengancaman menggunakan senjata tajam kampak yang menimpa seorang perempuan berinisial ILP (24) di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, kini ditangani pihak kepolisian.

Suami korban, Muhammad Ikbal, menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat. Ikbal berharap polisi dapat memastikan kondisi mental pelaku berinisial Budi (43), yang saat ini sudah diamankan.

Ia menunggu hasil pemeriksaan medis dan psikologis untuk mengetahui apakah pelaku mengalami gangguan kejiwaan atau tidak.
“Kalau memang terbukti mengalami gangguan atau stres mungkin perlu direhabilitasi karena bisa membahayakan orang lain. Tapi kalau tidak, kami akan mengikuti proses hukum yang berlaku,” ujar Ikbal, dikutip Jumat 12 Maret 2026).

Menurut Ikbal, dirinya sempat mencurigai kondisi pelaku tidak normal setelah melihat foto yang dikirim istrinya saat kejadian. Pelaku terlihat mengenakan jas hujan di dalam angkot, sesuatu yang dinilainya tidak lazim.

Meski begitu, berdasarkan cerita korban, pelaku sempat bertindak seperti orang normal karena terlihat menggunakan ponsel dan melakukan panggilan telepon. Informasi dari perangkat desa setempat juga menyebut pelaku terkadang berperilaku normal, namun di waktu lain tampak tidak stabil.

Sementara itu, kondisi korban masih mengalami trauma akibat peristiwa tersebut. Saat ini korban enggan menggunakan angkutan umum dan lebih memilih diantar jemput oleh keluarga.

Kapolsek Cicurug, Kompol Aah Hermawan, mengatakan pelaku berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan berarti. “Berkat negosiasi yang baik, pelaku bisa diamankan dengan aman,” katanya.

Saat ini pelaku ditahan di Polsek Cicurug dan akan dilimpahkan ke Polres Sukabumi untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan jiwa terhadap pelaku. “Motif dan dugaan lainnya masih dalam pendalaman,” pungkasnya. (Andi)

Share This Article
Leave a comment