Jakarta, TELUSURBISNIS.COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka program Digistar Class Intern 2026 Batch 1 sebagai upaya memperkuat pengembangan talenta digital nasional.
Program magang intensif selama lima bulan ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus menjembatani kebutuhan industri digital dengan dunia pendidikan.
Digistar Class Intern menghadirkan konsep real work experience, di mana peserta akan terlibat langsung dalam proyek strategis di lingkungan TelkomGroup dengan pendampingan mentor profesional.
Selain praktik kerja, mahasiswa juga mendapatkan modul pembelajaran terstruktur yang mencakup penguatan hard skills, soft skills, serta pemahaman budaya kerja profesional.
Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, mengatakan program ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mencetak talenta digital yang siap bersaing di dunia industri. “Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengaplikasikan kemampuan dalam konteks bisnis nyata,” ucap Willy, dikutip Kamis 5 Februari 2026.
Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif minimal semester enam dengan fokus pengembangan pada bidang strategis seperti Artificial Intelligence (AI) dan Business to Business (B2B) Solutions. Pendaftaran Digistar Class Intern 2026 Batch 1 berlangsung mulai 31 Januari hingga 8 Februari 2026 melalui platform resmi Magenta BUMN.
Pada pelaksanaan sebelumnya, peserta berkesempatan menyelesaikan real use case TelkomGroup dan mengikuti kelas khusus dari praktisi industri, termasuk kolaborasi dengan perusahaan keamanan siber global, Palo Alto Networks.
Tahun ini, Telkom menargetkan pengalaman belajar yang lebih luas melalui peningkatan kolaborasi industri, tantangan proyek yang lebih mendalam, serta sesi mentoring tambahan.
Program Digistar Class Intern juga terintegrasi dengan Candidate Relationship Management System (CRMS) Telkom untuk mendukung pengelolaan talenta jangka panjang. “Sepanjang 2025, ekosistem Digistar telah menjangkau lebih dari 35.000 peserta melalui berbagai inisiatif pengembangan kompetensi digital,” ucap Willy.
Telkom menegaskan seluruh proses pendaftaran program ini gratis tanpa pungutan biaya. Masyarakat diimbau mengakses informasi hanya melalui kanal resmi serta waspada terhadap potensi penipuan, sejalan dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan berbasis ISO 37001:2016. (*)


