Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang pria berinisial RZ (30) di wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, memasuki babak baru setelah hasil autopsi resmi mengungkap penyebab kematian korban.
Tim forensik di RSUD R Syamsudin SH memastikan korban meninggal dunia akibat luka tusuk yang mengenai organ vital. Luka tersebut ditemukan di bagian belakang tubuh dan menembus paru-paru serta pembuluh darah utama di area dada, sehingga menyebabkan perdarahan hebat dan gangguan pernapasan.
Ketua tim dokter forensik, Nurul Aida Fathya, mengatakan selain luka tusuk, pihaknya juga menemukan sejumlah tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
“Hasil dari pemeriksaan menunjukkan adanya kombinasi luka akibat benda tajam dan benda tumpul. Namun yang paling fatal adalah luka tusuk yang menyebabkan perdarahan hebat serta gangguan pernapasan,” ujarnya kepada awak media, Senin 4 Mei 2026, saat di konfirmasi.
Dari hasil autopsi, korban diketahui mengalami sekitar enam luka terbuka yang diduga akibat senjata tajam. Selain itu, ditemukan pula luka memar, lecet, dan robekan di beberapa bagian tubuh yang diduga akibat benturan benda tumpul.
Tim medis memperkirakan korban meninggal dalam rentang waktu dua hingga enam jam sebelum dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut. Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ade Rulli, mengungkapkan bahwa insiden maut itu diduga dipicu konflik yang terjadi sehari sebelumnya.
“Berdasarkan penyelidikan awal, ada perselisihan antara korban dan salah satu pihak yang kemudian memicu kejadian ini,” jelasnya.
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban tengah mengendarai kendaraan pengangkut sampah. Ketika melintas di sekitar lokasi kejadian, korban terlibat adu mulut yang kemudian berujung pada aksi kekerasan di area pool bus MGI.
Korban diduga diserang oleh lebih dari satu orang setelah situasi memanas. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku guna mengungkap secara lengkap kronologi serta motif di balik kejadian tersebut. (Andi)


