Warga Kadaleman Geruduk Kantor Desa, Tuding Ada Dugaan Penggelapan PBB

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Ratusan warga Desa Kadaleman, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar aksi unjuk rasa di kantor desa, Selasa (9/9/2025). Ini menjadi kali ketiga warga turun ke jalan untuk menuntut kejelasan dugaan penggelapan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sebelumnya telah mereka titipkan kepada pemerintah desa.

Dalam aksi tersebut, massa menuding pemerintah desa tidak menyalurkan pembayaran PBB yang sudah dikumpulkan. Mereka mendesak Kepala Desa Kadaleman, Rosid, segera menyelesaikan kewajibannya.

“Sudah berapa kali kami berdemo, tapi kepala desa tidak pernah hadir. Kami hanya meminta pertanggungjawaban, karena pajak yang kami setorkan diduga digelapkan. Kalau tidak ada tindak lanjut, aksi kami akan lebih besar lagi,” tegas Ida Hasanah (27), salah satu peserta aksi.

Ida menambahkan, tuntutan warga didasarkan pada surat pernyataan bersama yang disepakati pada Kamis (4/9/2025) lalu. Surat itu memberi tenggat waktu 14 hari kerja bagi kepala desa untuk melunasi PBB yang belum dibayarkan. Selain PBB, warga juga menyoroti minimnya transparansi terkait penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Ada dua hal utama yang kami minta, yaitu kejelasan soal PBB dan keterbukaan soal ADD. Semuanya harus transparan,” kata Ida.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Desa Kadaleman, Asep Komarudin, mengaku pihaknya hanya bisa menampung aspirasi warga karena Kepala Desa Rosid masih berada di luar kota.

“Terkait aspirasi masyarakat soal PBB, sementara ini kami catat dan akan disampaikan kepada kepala desa setelah beliau kembali ke desa,” jelas Asep.

Hingga kini, warga masih menunggu kepulangan Rosid untuk memberikan jawaban resmi. Jika tidak ada solusi, gelombang protes diprediksi bakal semakin besar. ***

Share This Article
Leave a comment