Kematian Karyawan Minimarket Terungkap, Penyebabnya Ternyata Tekanan Biaya Nikah

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read
Petugas Polsek Kalibunder mengevakuasi karyawan minimarket yang meninggal karena gantung diri. (Prima Meidiandi/Telusurbisnis)

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Penyebab kematian karyawan minimarket di Kampung Panyaguan Desa Kalibunder Kecematan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, terungkap. Korban nekat gantung diri lantaran tekanan ekonomi yang membuatnya terancam gagal menikah.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Kalibunder AKP Dodi Irawan, dikutip Sabtu 9 Mei 2026.
Berdasarkan keterangan saksi, sehari sebelumnya korban datang bekerja bersama saksi ke Alfamart sekitar pukul 13.00 Wib. Keduanya diketahui bermalam di dalam toko.

“Komunikasi terakhir antara korban dan saksi terjadi sekitar pukul 22.30 Wib. Saat pagi hari sekitar pukul 05.30 Wib, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalibunder,” jelas Dodi.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Kalibunder langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan luar terhadap korban.

Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan luka lecet di bagian leher, lebam mayat di bagian kepala, wajah, serta punggung korban. Namun tidak ditemukan luka lain pada tubuh korban. “Diduga penyebab kematian korban akibat kekurangan oksigen,” ungkap Dodi.

Pihak kepolisian juga menduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena faktor ekonomi dan tekanan biaya menjelang pernikahan. “Dari keterangan saksi-saksi, korban diduga mengalami tekanan ekonomi. Korban disebut akan melaksanakan pernikahan dan terbebani biaya perkawinan yang di luar kemampuan,” jelasnya.

Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah orang tuanya di Kampung Cihaur RT 07/05, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, untuk dimakamkan.

Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi maupun visum et repertum dan membuat surat pernyataan penolakan resmi kepada kepolisian.

Dalam peristiwa tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu rol tali rapia hitam, satu unit telepon genggam, satu jaket hitam, satu celana panjang jeans warna biru, serta surat penolakan autopsi dari pihak keluarga. (Andi)

Share This Article
Leave a comment