Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Dua pelajar di Sukabumi terkapar di dua tempat berbeda setelah dibacok sekelompok pelajar bersenjata tajam. Sebelum dibacok keduanya sempat dicegat dan dikejar-kejar.
Berdasarkan sumber lapangan, Sabtu 9 Maret 2026, menyebut peristiwa pertama terjadi di kawasan Jembatan Leuwigoong, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi. Sedang peristiwa kedua terjadi tak berselang lama di sekitar RS DKH Cibadak diduga dilakukan kelompok pelajar yang sama.
Kedua korban satu sekolah yang sama di SMK Pertanian, yakni RG (17) Warga Parungkuda dan SS (16) Warga Cikidang, keduanya mengalami luka bacokan parah di bagian kepala hingga akhirnya dilarikan ke RS Sekarwangi.
Berdasarkan informasi, peristiwa tersebut terjadi saat salah satu seorang korban sedang melintas di Jembatan Leuwigoong menggunakan motor bersama pelajar lainnya. Di tengah kepadatan arus lalu lintas, korban dicegat sekelompok pelajar lain hingga akhirnya terjadi aksi pembacokan.
Babinsa Kelurahan Cibadak, Serma Aprias Supriyatna, mengatakan pihaknya bersama Bhabinkamtibmas menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut.
Muhammad Idrus, TKSK Kecamatan menuturkan berdasarkan informasi yang diterimanya bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 17.45 Wib di kawasan Jembatan Leuwigoong, Cibadak.
“Katanya pas waktu macet di Jembatan Leuwigoong korban dicegat. Karena ketakutan dia mencoba meloloskan diri meskipun kondisi sedang macet,” ucapnya kepada media.
Namun korban kemudian dikejar dan pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam lalu membacok korban di bagian belakang kepala hingga tidak sadarkan diri. Menurutnya, peristiwa itu terjadi di dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda namun tidak terpaut terlalu jauh.
“Kejadiannya hampir bersamaan saat pulang sekolah, tapi beda lokasi,” kata Idrus. Kedua korban masih berada di RS Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis. (Andi)


