Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadir Dalan Pelepasan Calon Haji Kloter 13 Sukabumi

Prima Arno Meidiandi
3 Min Read
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali. (Prima Meidiandi/Telusurbisnis)

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, hadir ditengah prosesi pelepasan 62 calon haji kloter 13 Kabupaten Sukabumi, dari Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Kamis 7 Mei 2025.

Budi Azhar mendampingi Bupati Sukabumi Asep Japar dan Wakil Bupati Sukabumi H.Andreas dalam pelepasan calon haji yang berlangsung di Kompleks Pusbangdai, Kecamatan Cikembar, Kamis 7 Mei 2026.

Bersama jajaran Forkopimda, Budi Azhar memberi semangat serta doa bagi para calon haji (Calhaj) tamu Allah tersebut yang akan berangkat menuju Tanah Suci.

Menurut data yang diperoleh para Calhaj Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam kloter 13 ini bergabung bersama Kota Sukabumi juga Bekasi.

Para jamaah ini dijadwalkan menuju embarkasi Jakarta-Bekasi sebelum melanjutkan perjalanannya menuju ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.

Ketua DPRD Budi Azhar juga berpesan agar kiranya para Calhaj menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci. Yang mana perlu di ingat bahwa rangkaian ibadah haji sangat memerlukan stamina yang prima, ia berpesan agar jamaah disiplin dalam menjaga kesehatan.

“Kita mendoakan para calon jemaah haji yang berangkat diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalani ibadah hajinya sehingga bisa kembali lagi ke Indonesia, ke Sukabumi dengan haji mabrur,” ujarnya.

Budi Azhar juga menyampaikan para jemaah harus bisa menjaga kesehatan, terutama dalam pola makan, agar bisa selalu sehat dan bisa menjalankan ibadah hajinya dengan baik.

Terkait kuota keberangkatan, Budi Azhar menerangkan bahwa jemaah yang berangkat di tahun ini merupakan prioritas bagi mereka yang telah mendaftar sejak tahun 2014.

Hal ini selaras dengan kebijakan pemerintah pusat untuk menyelesaikan antrean panjang pendaftaran haji di seluruh Indonesia.

“Jadi semua yang berangkat Seindonesia ini diprioritaskan yang pendaftarannya di 2014 dan ini adalah yang di Kabupaten Sukabumi. Seluruhnya dari awal dari 170 sekian akhirnya yang berangkat cuma 62 Orang, karena memang ada yang sakit dan urusan yang lainnya sehingga tidak jadi berangkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budi Azhar mengungkapkan bahwa secara administratif dirinya masuk dalam daftar jamaah yang dijadwalkan berangkat tahun ini. Dikarenakan
adanya urusan penting yang tidak dapat ia tinggalkan, maka ia memutuskan untuk menunda keberangkatan ke tanah suci. (Andi)

Share This Article
Leave a comment